Mahathir Minta Malaysia Caplok Kepri, Muhammadiyah: Retaknya Hubungan Cukup Jadi Pengalaman

Antara ยท Selasa, 21 Juni 2022 - 23:07:00 WIB
Mahathir Minta Malaysia Caplok Kepri, Muhammadiyah: Retaknya Hubungan Cukup Jadi Pengalaman
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (The Strait Times/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Pernyataan kontroversial mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendesak Malaysia mencaplok Kepulauan Riau (Kepri) menuai reaksi dari sejumlah kalangan masyarakat.

Salah satunya dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Dia mengimbau tokoh Indonesia dan Malaysia meninggalkan potensi konflik masa lampau.

Haedar berharap retaknya hubungan Malaysia dan Indonesia cukup menjadi pengalaman di masa lalu.

"Cukuplah bagi generasi Indonesia maupun Malaysia pengalaman di masa lalu yang meninggalkan bekas yang tidak sederhana dalam relasi Indonesia-Malaysia," ujar Haedar Nashir, Selasa (21/6/2022).

Haedar juga meminta setiap tokoh politik melihat ke depan.  

"Semua tokoh di Malaysia dan Indonesia mestinya berusaha untuk meninggalkan potensi-potensi konflik di masa lampau untuk kita melangkah ke hal baru, ke masa baru, dan ke masa depan yang mewariskan kebersamaan ASEAN," ujar Haedar.

Sebagai bangsa serumpun, menurut dia, seyogianya para tokoh kedua negara mampu menghadirkan pemikiran dan pernyataan yang saling menyatukan, bukan justru memicu perselisihan.

"Sebaiknya bangsa serumpun kita Indonesia, Malaysia bahkan dengan negara ASEAN, lebih memproduksi pemikiran-pemikiran, pernyataan-pernyataan, dan juga bahkan langkah-langkah yang semakin mengeratkan bangsa serumpun," kata dia.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: