7 Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai, Jadi Bukti Kerajaan Tertua Nusantara

Tri Erysandi ยท Kamis, 15 September 2022 - 20:23:00 WIB
7 Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai, Jadi Bukti Kerajaan Tertua Nusantara
Duplikasi Prasasti Yupa D175. (Foto: kemdikbud/Ist)

JAKARTA, iNews.id -  Peninggalan sejarah kerajaan kutai sebagai bukti kerajaan tertua di Indonesia. Sebagai kerajaan tertua, Kerajaan Kutai diperkirakan berdiri pada sekitar abad ke-4.

Terdapat tujuh prasasti yupa yang ditemukan dan menjadi bukti sejarah Kerajaan Kutai. Salah satu prasasti tersebut dikeluarkan oleh Raja Mulawarman dan menceritakan tentang tiga penguasa yang ada di daerah tersebut. 

7 Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Prasasti Yupa

Prasasti Yupa adalah salah satu bukti adanya Kerajaan Kutai di Indonesia. Yupa dianggap sebagai bukti tertua yang menunjukkan sejarah adanya Kerajaan Kutai. 

Isi dari prasasti Yupa yaitu menceritakan sejarah Kerajaan Hindu yang, menetap di Muara Kaman, hulu sungai di Pulau Kalimantan Timur. Singkatnya, prasasti ini menceritakan latar belakang Kerajaan Kutai berdasarkan kehidupan politik, sosial, dan budayanya.

Yupa ini berbentuk seperti tiga tiang batu yang ditulis menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta tersebut berbentuk seperti 3 tiang batu, yang konon digunakan untuk mengikat kurban untuk persembahan kepada dewa.

Singgasana Sultan 

Peninggalan sejarah kerajaan kutai selanjutnya adalah Singgasana Sultan. Benda ini digunakan saat masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Sulaiman dan Raja-raja Kutai sebelumnya. 

Saat ini Singgasana tersebut tersimpan rapi di Museum Mulawarman untuk menyaksikan singgasana sultan yang masih terjaga hingga saat ini.

Ketopong Sultan 

Selanjutnya adalah Ketopong Sultan yaitu mahkota yang dipakai sultan Kerajaan Kutai yang terbuat dari emas. Ketopong Sultan memiliki berat 1,98 kilogram. Saat ini Ketopong Sultan tersimpan di Museum Nasional Jakarta. 

Sama dengan prasasti Yupa, Ketopong Sultan juga ditemukan pada tahun 1890 di Muara Kaman, Kutai Kartanegara. Sedangkan yang disimpan di Museum Mulawarman adalah Ketopong Sultan tiruan.

Kalung Ciwa 

Kalung Ciwa pertama kali ditemukan oleh warga pada tahun 1890 pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Sulaiman ditemukan oleh warga pada tahun 1890. 

Sampai saat ini Kalung Ciwa masih digunakan oleh sultan ketika acara penobatan sultan baru.

Kura-kura Emas

Peninggalan sejarah ini cukup unik yaitu kura-kura yang terbuat dari emas. Hingga kini peninggalan tersebut masih tersimpan di Museum Mulawarman dan berukuran sebesar kepalan tangan.

Kura-kura emas ini ditemukan di area Long Lalang, hulu Sungai Mahakam. Menurut sejarah, kura-kura emas ini merupakan benda persembahan dari Kerajaan China untuk Aji Bidara Putih, salah satu Putri Raja Kutai.

Kura-kura ini dijadikan sebagai tanda bukti bahwa ada pangeran yang hendak mempersunting sang putri.

Pedang Sultan Kutai

Pedang Sultan Kutai merupakan peninggalan sejarah yang terbuat dari emas padat. Pada bagian gagang pedang ini terdapat ukiran harimau dan di bagian ujung pedang terdapat hiasan berupa seekor buaya. 

Pedang Sultan Kutai ini dapat disaksikan di Museum Nasional Jakarta. 

Kering Bukit Kang 

Menurut sejarahnya, Kering Bukit Kang merupakan sebuah keris yang dipakai Permaisuri Aji Putri Karang Melenu, yakni permaisuri Raja Kutai Kartanegara yang pertama. 

Cerita masyarakat setempat yang beredar mengatakan bahwa Putri tersebut pernah ditemukan dalam sebuah gong yang hanyut di atas bambu. 

Selain anak perempuan, terdapat telur ayam dan sebuah kering di dalam gong tersebut. Hingga saat ini dipercaya bahwa kering tersebut adalah Kering Bukit Kang. 

Itulah 7  peninggalan sejarah Kerajaan Kutai yang merupakan bukti dari keberadaan Kerajaan Kutai.

Editor : Candra Setia Budi

Bagikan Artikel: