Mangrove Perepat di Teluk Balikpapan Banyak yang Mati, Bekantan Dikhawatirkan Masuk Permukinan Warga

Antara ยท Sabtu, 23 April 2022 - 12:52:00 WIB
Mangrove Perepat di Teluk Balikpapan Banyak yang Mati, Bekantan Dikhawatirkan Masuk Permukinan Warga
Sejumlah pohon mangrove jenis perepat (Sonneratia alba) mati karena usia di kawasan Somber, Teluk Balikpapan, Kaltim, Jumat (22/4/2022). (Foto: Antara )

SAMARINDA, iNews.id -  Peneliti dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengkhawatirkan keberlangsungan hidup ribuan bekantan di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Pasalnya, sumber pakan utama dari tumbuhan mangrove jenis perepat (Sonneratia alba) banyak yang mati.

"Dalam beberapa pekan terakhir ada ratusan pohon perepat di Teluk Balikpapan yang mengering dan kemudian mati, padahal daun pohon ini merupakan makanan utama bekantan," ujar Peneliti Satwa pada Balai Penerapan Standar Instrumen KLHK Samboja, Kalimantan Timur Tri Atmoko dihubungi dari Samarinda, Jumat (22/4/2022). 

Matinya ratusan pohon di kawasan Somber, Teluk Balikpapan tersebut karena proses alami atau pengaruh usia. 
Kemudian secara alami pohon ini akan digantikan dengan mangrove jenis lainnya, seperti avicennia dan rhizophora.

Namun, dua jenis mangrove ini bukan makanan pokok bagi bekantan. Dia pun khawatir bekantan akan masuk ke perkebunan warga untuk mencari makan. Bahkan bisa jadi masuk hingga ke pemukiman warga.

Jika sudah masuk ke perkampungan atau perkebunan warga, potensi bentrok dengan warga menjadi hal yang sulit dihindarkan. Pasalnya ada warga yang kemungkinan menganggap bahwa bekantan adalah hama yang harus disingkirkan.

Editor : Dita Angga Rusiana

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: