Ilustrasi petugas padamkan titik karhutla di wilayah Kalimantan Timur. (ANTARA FOTO/HO COP-Ruweti Nurpiana)
Antara

BALIKPAPAN, iNews.id - Sebanyak 90 titik panas indikator kebakaran hutan dan lahan terpantau di wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Angka ini berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Prakirawan Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Ilham Rosihan Fachturoni mengatakan, titik panas dideteksi di Kabupaten Kutai Barat (7), Kutai Timur (17), Kutai Kartanegara (4), Berau (17) dan Mahakam Ulu (45).

"Titik panas ini tersebar di lima kabupaten," ujarnya, Senin (22/8/2022).

Menurutnya, titik panas indikator karhutla antara lain dideteksi di Kecamatan Linggang Bigung (3), Tering (3), dan Muara Pahu (1) di wilayah Kutai Barat.

Kemudian di Kabupaten Kutai Timur, titik panas tersebar di wilayah Kecamatan Bengalon (1), Kongbeng (1), Rantau Pulung (1), Sangkulirang (2), Muara Wahau (5), Kaubun (4) dan Karangan (3).

Selain itu, masing-masing ada satu titik panas di wilayah Kecamatan Kembang Janggut, Muara Muntai, Muara Wis dan Sebulu di Kutai Kartanegara.

Di Kabupaten Berau, ada masing-masing dua titik panas di Kecamatan Talisayan dan Gunung Tabur, empat titik panas di Kecamatan Sambaliung, tujuh titik panas di Kecamatan Segah, serta masing-masing satu titik panas di Kecamatan Kelay dan Tabalar.

Titik panas indikator karhutla paling banyak dideteksi di wilayah Mahakam Ulu yang tersebar di Kecamatan Long Pahangai (22), Long Hubung (3), Laham (2) dan Long Apari (18).

Ilham mengatakan, informasi terbaru mengenai sebaran titik panas sudah disampaikan ke instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Tujuannya agar bisa ditindak lanjuti dengan langkah-langkah penanganan.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT