Aliansi perjuangan masyarakat Kaltim mendesak DPRD menggunakan hak angket untuk memakzulkan Gubernur Rudi Mas'ud. (Foto: iNews)

Selain itu, massa meminta seluruh kebijakan pemerintah dibuka secara transparan dan diaudit secara menyeluruh. Mereka juga menilai adanya indikasi nepotisme dalam struktur kekuasaan daerah.

Gubernur Kaltim Minta Maaf

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait polemik renovasi rumah jabatan gubernur yang memicu kegaduhan publik. 

Melalui unggahan video pada Minggu (25/4/2026) malam, Rudi menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas kebijakan yang menjadi sorotan tajam tersebut. 

Permohonan maaf ini muncul setelah rencana renovasi senilai Rp25 miliar tersebut dikritik keras karena memuat item mewah seperti kursi pijat dan akuarium air laut di tengah kebutuhan dasar masyarakat yang masih mendesak. 

Dalam pernyataannya, Rudy Mas’ud mengaku memahami kegelisahan masyarakat. Ia menilai kritik pedas yang mengalir dalam beberapa hari terakhir merupakan bentuk kepedulian warga terhadap pengelolaan anggaran daerah.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi. Saya menyadari ada hal yang perlu diperbaiki, baik dalam sikap maupun cara berkomunikasi kepada publik,” ujar Rudy Mas’ud, Senin (27/4/2026). 


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network