Masih Ada yang Ragukan IKN Nusantara, Ini Jawaban Presiden Jokowi

Raka Dwi Novianto ยท Rabu, 22 Juni 2022 - 18:30:00 WIB
Masih Ada yang Ragukan IKN Nusantara, Ini Jawaban Presiden Jokowi
Presiden Jokowi saat membuka Kongres XXXII dan MPA XXXI St Thomas Aquinas Tahun 2022, Rabu (22/6/2022). (Foto : YouTube Setpres)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dibangun meski banyak pihak meragukan. Sebab sudah ada peraturan yang mengaturnya, yakni Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN).

"Jadi kalau ada yang masih meragukan jadi pindah atau tidak, UU-nya sudah ada. Ada yang bertanya lagi, ini 2024 dilanjutkan atau tidak? Loh sudah ada UU-nya didukung 93 persen di DPR, di parlemen, kurang apalagi," ujar Jokowi dalam sambutannya pada acara pembukaan Kongres XXXII dan MPA XXXI St Thomas Aquinas Tahun 2022, Rabu (22/6/2022).

Jokowi menyebut pembangunan IKN merupakan perwujudan mimpi dan gagasan lama yang belum sempat dieksekusi pada pemerintahan sebelumnya.

"Karena memang sejak Bung Karno memiliki gagasan saat itu, memang ingin beliau memindahkannya ke Palangka Raya. Gagasan itu selalu muncul di setiap kepemimpinan Presiden karena apa? Memang logikanya, itung-itungannya memang harus pindah," katanya.

Menurutnya, alasan pemindahan ibu kota baru karena pulau Jawa saat ini memiliki beban yang terlalu berat. Sebab 56 persen populasi Indonesia berada di Jawa.

"Padahal kita memiliki 17.000 pulau, satu pulau diisi 56 persen penduduk kita sehingga bebannya Jawa ini berat sekali," katanya.

Alasan lainnya, terkait produk domestik bruto (PDB) sebanyak 58 persen berada di Pulau Jawa. Jokowi juga tidak ingin Indonesia dianggap Jawa sentris, maka dari itu mengeksekusi untuk memindahkan ibu kota.

"Terus yang rakyat kita yang ada di luar Jawa itu berada di 17.000 pulau itu dibagi berapa persen?. Ini yang sering saya sampaikan, ini pemerataan ekonomi," katanya.

"Yang paling penting memang kita ingin Indonesia sentris bukan Jawa sentris. Kita garis dari Barat ke Timur, dari Utara ke Selatan ketemu di paling tengah yaitu Provinsi Kalimantan Timur setelah beberapa provinsi juga kami cek semuanya," ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: