Keluarga Yakin Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda Korban Penculikan

Heri Purnomo ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 18:02 WIB
Keluarga Yakin Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda Korban Penculikan
Kapolresta Samarinda beserta jajaran menyambangi keluarga almarhum Ahmad Yusuf Ghozali (4), Kamis (12/12/2019). (Foto: iNews/Heri Purnomo)

SAMARINDA, iNews.id – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman menyambangi rumah keluarga almarhum Ahmad Yusuf Ghozali (4), balita yang ditemukan tewas di parit tanpa kepala dan tangan. Dalam pertemuan itu keluarga menyampaikan keyakinannya kepada polisi bahwa Yusuf merupakan korban penculikan.

Arif Budiman dan jajaran Kapolresta Samarinda mendapat sambutan hangat keluarga saat tiba di kediaman mereka di Jalan Gunung Lingai, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (12/12/2019). Dia mengatakan pihak polisi akan terus mengusut kasus meninggalnya Yusuf hingga tuntas.

“Kami ke sini dalam rangka ingin mengetahui apakah ada informasi tambahan dari pihak keluarga. Dan informasi dari keluarga akan kami tindaklanjuti,” ujar Arif usai pertemuan.

Paman korban, Lukman mengatakan keluarga yakin Yusuf meninggal bukan sekadar akibat kelalaian. Mereka yakin Yusuf menjadi korban penculikan sekaligus pembunuhan. Apalagi melihat kondisi korban saat ditemukan.

“Kami menyampaikan kepada pihak kepolisian agar membuka semua kemungkinan yang bisa menjadi penyebab meninggalnya keponakan saya. Kami tidak ingin kasus ini ditutup hanya dengan pernyataan bahwa korban terjatuh ke parit. Kami melihat indikasi perbuatan kriminal yang jelas dalam kasus ini,” ucap Lukman.

Usai pertemuan, polisi mengatakan akan segera mendalami keterangan korban. Kepolisian sudah memeriksa delapan saksi dalam kasus ini. Termasuk pembina PAUD Yayasan Jannatul Athfaal tempat korban ditipkan. Polisi menemukan indikasi kelalaian oleh pihak yayasan dalam kasus ini. Polresta Samarinda juga belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.


Editor : Rizal Bomantama