Alih Fungsi Lahan Persawahan Jadi Perkebunan Kelapa Sawit di Penajam Paser Utara Sulit Dibendung

Antara · Senin, 04 April 2022 - 17:28:00 WIB
Alih Fungsi Lahan Persawahan Jadi Perkebunan Kelapa Sawit di Penajam Paser Utara Sulit Dibendung
Ilustrasi lahan persawahan. ( Foto: Antara)

PENAJAM PASER UTARA, iNews.id - Alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sulit dibendung atau dihentikan. Warga melakukan alih fungsi lahan dengan alasan persoalan ekonomi. 

"Persoalan alih fungsi lahan pertanian tanaman padi menjadi masalah yang dilematis," ujar Camat Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Margono Hadi Susanto di Penajam, Senin (4/4/2022).

"Hampir seluruh masyarakat melakukan alih fungsi lahan persawahan beralasan mempertahankan ekonomi rumah tangga," lanjutnya.

Dia mengatakan maraknya alih fungsi lahan persawahan di wilayah Babulu sulit ditekan, jika kendala belum teratasi.

Seperti diketahui, masyarakat petani tidak bisa menanam padi karena kesulitan mencari sumber air untuk irigasi.
Sementara menanam kelapa sawit lebih mudah perawatannya dan tahan terhadap kondisi panas saat saat musim kemarau.

Menurutnya peraturan daerah menyangkut alih fungsi lahan baru dapat ditegakkan setelah sawah sudah secara teratur teraliri air irigasi.

"Memang dilematis kalau dipaksakan tegakan aturan, masyarakat beralasan tidak bisa tanam padi karena tidak ada air," ucapnya.

Dia menyebutkan, dari total 15.000 hektare lahan persawahan potensial di Kecamatan Babulu, baru sekitar 8.000 sampai 10.000 hektare yang berfungsi secara optimal.

Pengairan lahan pertanian tanaman padi di wilayah Penajam Paser Utara saat ini menggunakan tadah hujan. Sementara itu, pemerintah sedang dibangun bendung gerak Sungai Talake Kabupaten Paser sebagai salah satu solusi untuk irigasi lahan persawahan di wilayah Babulu.

Editor : Dita Angga Rusiana

Bagikan Artikel: