Kendati dirawat di lorong ruamg sakit, para orang tua pasien memaklumi kondisi tersebut. Mereka dengan lapang dada menerima anaknya dirawat di pojok lorong karena kapasitas ruangan yang minim.
“Kami memaklumi dan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit tetap maksimal,” kata Nova, salah satu orang tua pasien anak.
Dari data RSUD Berau, hingga akhir Agustus kasus DBD yang menyerang anak-anak mencapai 49 kasus. Jumlah itu naik dari Juli 2022 yang hanya 42 kasus. Sementara untuk penyakit tipes, dari 6 menjadi 20 kasus dan bronkopneumonia atau penyakit paru-paru sebanyak 43 kasus dari sebelumnya yang hanya 15 kasus.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait