Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kendala yang dihadapi petugas selama proses pemadaman.
Menurut Fida, keterbatasan sumber air menjadi salah satu hambatan utama dalam penanganan kebakaran. Pihaknya sebelumnya telah memetakan sejumlah titik sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran di kawasan permukiman tersebut.
"Ini satu RT habis terbakar, ini RT 33 habis termasuk rumah Pak RT nya. Kami sempat kehabisan air dan kesulitan pasokan air," ujar Fida.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil menguasai kobaran api sekitar pukul 19.22 WITA.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Petugas terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api dan kronologi lengkap kejadian.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait