Insiden memilukan ini semakin meningkatkan kekhawatiran warga Kota Samarinda terhadap dampak buruk kabut asap akibat karhutla, terutama bagi bayi, balita, dan anak-anak yang tergolong kelompok sangat rentan terhadap gangguan saluran pernapasan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait