Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meminta maaf soal polemik renovasi rumah dinas senilai Rp25 miliar. (Foto: Ist)

Ia memastikan tidak akan ada lagi anggota keluarganya yang terlibat dalam posisi struktural di lingkungan Pemprov Kaltim, termasuk dalam tim ahli percepatan pembangunan. 

“Ruang transparansi akan dibuka lebih luas agar setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami dan diawasi bersama oleh masyarakat,” katanya. 

Langkah ini diharapkan dapat mendinginkan suasana di Samarinda setelah sebelumnya sempat terjadi aksi unjuk rasa terkait pengelolaan anggaran daerah. Meski demikian, publik kini menunggu bukti nyata dari komitmen transparansi yang dijanjikan oleh sang gubernur.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network