Tugu Khatulistiwa ikon Kota Pontianak Kalimantan Barat. (Foto: Instagram @tugu.khatulistiwa)
Nani Suherni

JAKARTA, iNews.id - Batas wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat menyimpan sejumlah fakta menarik. Kalimantan Barat rupanya memiliki pulau-pulau kecil tak berpenghuni.

Diketahui, Pulau Kalimantan terbagi atas lima provinsi yakni, Barat, Tengah, Selatan, Timur dan Utara. Uniknya, batas wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat berbatasan langsung dengan negara Malaysia. 

Berikut fakta batas wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat;

1. Letak Wilayah

Sungai Kapuas di Kalimantan Barat

Batas wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat terletak di bagian barat pulau Kalimantan atau di antara garis 2o08 LU serta 3005 LS serta di antara 108o0 BT dan 114o10 BT pada peta bumi. 

Berdasarkan letak geografis yang spesifik ini maka, daerah Kalimantan Barat tepat dilalui oleh garis Khatulistiwa (garis lintang 0o) tepatnya di atas Kota Pontianak. Pengaruh letak ini pula, maka Kalbar menjadi salah satu daerah tropik dengan suhu udara cukup tinggi serta diiringi kelembaban yang tinggi.

2. Bebatasan dengan Malaysia

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK melakukan pengawasan ketat dan menutup sejumlah jalan tikus di batas RI-Malaysia wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat. (Timotius)

Ciri-ciri spesifik lainnya yakni, wilayah Kalimantan Barat termasuk salah satu propinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara asing, yaitu dengan Negara Bagian Serawak, Malaysia Timur. 

Wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat ini merupakan satu-satunya propinsi di Indonesia yang secara resmi telah mempunyai akses jalan darat untuk masuk dan keluar dari negara asing. Hal ini dapat terjadi karena antara Kalbar dan Sarawak telah terbuka jalan darat antar negara Pontianak - Entikong - Kuching (Sarawak, Malaysia) sepanjang sekitar 400 km dan dapat ditempuh sekitar enam sampai delapan jam perjalanan.  

3.  Luas Wilayah

Bukit Kelam Cerita Rakyat Kalimantan Barat

Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat merupakan daratan berdataran rendah dengan luas sekitar 146.807 km2 atau 7,53 persen dari luas Indonesia atau 1,13 kali luas pulau Jawa. Batas wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat ini membentang lurus dari utara ke selatan sepanjang lebih dari 600 km dan sekitar 850 km dari barat ke timur.

Dilihat dari besarnya wilayah, maka Kalimantan Barat termasuk Provinsi terbesar keempat setelah pertama Irian Jaya (421.891 km2), kedua Kalimantan Timur (202.440 km2) dan ketiga Kalimantan Tengah (152.600 km2).

4. Banyak pulau kecil

Pulau Bergerak di Kalimantan Barat

Walaupun sebagian kecil wilayah Kalbar merupakan perairan laut, akan tetapi Kalbar memiliki puluhan pulau besar dan kecil (sebagian tidak berpenghuni). Pulau ini tersebar sepanjang Selat Karimata dan Laut Natuna yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Riau, Sumatera.

Pulau-pulau besarnya seperti Pulau Karimatan dan Pulau Maya, Pulau Penebangan, Pulau Bawal dan Pulau Gelam di perairan Selat Karimata, Kab. Ketapang. Pulau besar lainnya antara lain adalah Pulau Laut, Pulau Betangin Tengah, Pulau Butung, Pulau Nyamuk dan Pulau Karunia di Kabupaten Pontianak.

Sebagian kepulauan ini, terutama di wilayah Kabupaten Ketapang merupakan Taman Nasional serta wilayah perlindungan atau konservasi.

5. Penggunaan Tanah

Khatulistiwa Park. (Foto: Instagram @khatulistiwapark.official)

Sebagian besar luas tanah di Kalimantan Barat adalah hutan (42,32 persen) dan padang/semak belukar/alang-alang (34,11 persen). Adapun areal hutan terluas terletak di Kabupaten Kapuas Hulu seluas 1.964.491 ha, sedangkan padang/semak belukar terluas berada di Kabupaten Ketapang yaitu seluas 1.374.145 ha. Sementara itu areal perkebunan mencapai 1.574.855,50 atau 10,73 persen.

Dari 14,68 ribu ha luas wilayah Pulau Kalimantan di sebelah barat ini untuk permukiman hanya berkisar 0,83 persen. Adapun areal permukiman terluas berada di Kabupaten Sintang diikuti kemudian oleh Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Ketapang.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT