Di Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdeteksi dua titik panas, katanya, berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Loa Kulu satu titik dan Kecamatan Muara Wis satu titik, keduanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
"Untuk Kabupaten Kutai Timur yang terdapat empat titik panas, semuanya berada di Kecamatan Bengalon dan semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah," kata Diyan
Ia juga mengatakan, sebenarnya saat ini sudah masuk musim hujan, tapi memang masih ada beberapa kondisi di Kaltim yang mengalami panas beberapa hari berturut-turut, sehingga diharapkan semua pihak tetap waspada terhadap percikan api yang bisa memicu kebakaran.
"Meski sudah masuk musim hujan, tapi tidak terus menerus terjadi hujan, ada potensi beberapa hari tidak hujan dan panas, jadi saya mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan untuk meminimalisir atau menghindari titik panas," katanya.
Ia menambahkan, sebaran sembilan titik panas tersebut telah disampaikan ke instansi terkait, terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten agar mendapat penanganan lebih lanjut.
Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait