Mantan Wagub Kalimantan Timur Habib Ismail bin Yahya (tengah) mencoba taruntung, alat musik tradisional Kalimantan. (Foto: Kaltengprov.go.id)
Rizky Agustian

JAKARTA, iNews.id - Alat musik tradisional Kalimantan memiliki jenis yang bermacam-macam. Beberapa di antaranya dimainkan dalam upacara adat maupun pagelaran budaya.

Sebagian besar terbuat dari kayu lantaran sifatnya tradisional. Cara memainkannya ada yang dipukul, dipetik, hingga menggunakan alat batu seperti tongkat.

Lantas apa saja alat musik tradisional Kalimantan? Berikut iNews.id rangkum dari berbagai sumber, Jumat (18/11/2022).

Daftar Alat Musik Tradisional Kalimantan

1. Sape

Alat musik tradisional Kalimantan ini sekilas terlihat seperti gitar. Pun sama-sama dimainkan dengan cara dipetik.

Sape atau biasa dikenal sampe, terbuat dari kayu berikut ukiran khas suku Dayak. Pada bagian atasnya terdapat senar yang mengeluarkan irama saat dipetik.

Sape asalnya dari Kalimantan Timur, biasa dimainkan saat acara masyarakat suku Dayak. Meski tradisional, sape bisa bersanding dengan alat musik modern seperti bass dan keyboard.

2. Tangkurung

Tangkurung adalah alat musik yang berasal dari Kalimantan Tengah. Bentuknya unik seperti tombak.

Sekilas, masyarakat awam pasti tidak akan mengira benda tersebut merupakan alat musik. Bahan dasar pembuatannya merupakan kayu ulin dan bambu yang diukir menyerupai tongkat. 

Alat musik ini dimainkan oleh empat orang sekaligus. Nada yang dihasilkan adalah perkusi.

Tangkurung wajib dimainkan oleh empat orang. Karena jika kurang satu saja, maka suara yang dihasilkan tidak begitu bagus.

3. Jatung Utang

Jatung utang masuk dalam daftar alat musik tradisional Kalimantan karena berasal dari Kalimantan Utara. Alat musik ini baisa dimainkan oleh Suku Dayak Kenyah.

Bentuknya mirip saron pada rangkaian alat musik gamelan. Benda ini juga memiliki sebutan lain seperti geng galeng atau ting galing.

Jatung utang terbuat dari beberapa batang kayu lempung sepanjang 20-50 cm dengan lebar 5-10 cm. Masing-masing di antaranya diikat menggunakan tali rotan hingga posisinya berderet.

Masing-masing dari kayu tersebut akan mengeluarkan nada yang berbeda jika dipukul.

4. Babun

Babun merupakan alat musik asal Kalimantan Utara. Bentuknya oval atau tabung mirip gendang.

Cara memainkannya pun sama-sama ditabuh menggunakan tangan. Alat musik ini berperan layaknya drum pada sebuah band, karena bisa mengatur tempo.

Babun terbuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi oval atau tabung dengan rongga membulat di keua sisinya. Kedua sisinya lalu ditutup oleh kulit binatang dan dikencangkan menggunakan tali hingga bisa mengeluarkan bunyi saat ditabuh.

5. Panting

Sama seperti sape, alat musik tradisional Kalimantan ini berbentuk seperti gitar. Bahannya terbuat dari kayu yang dipasangi senar.

Sekilas, panting mriip dengan gambus Arab. Hanya saja ukurannya lebih kecil.

Dulu, panting biasa dimainkan oleh masyarakat Suku Banjar di Kalimantan Selatan seorang diri. Seiring berkembangnya zaman, masyarakat menyadari lantunan suara panting terdengar lebih menarik jika dipadukan dengan alat musik lainnya.

Itulah alat musik tradisional Kalimantan yang biasa dimainkan masyarakat di pulau terbesar kedua di Indonesia tersebut.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT