Sidak SPBU di Samarinda, Menteri ESDM Sebut Antrean BBM Sudah Berkurang

Antara ยท Kamis, 07 April 2022 - 16:33:00 WIB
Sidak SPBU di Samarinda, Menteri ESDM Sebut Antrean BBM Sudah Berkurang
Menteri ESDM Arifin Tasrif berbincang dengan pengemudi truk saat melakukan inspeksi mendadak di SPBU 64.751.17, Jl Sentosa, Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (7/4/2022). (Foto: Antara)

SAMARINDA, iNews.id - Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan tidak ada lagi kelangkaan dan antrean panjang kendaraan, yang akan mengisi BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Hal ini disampaikannya usai meninjau sejumlah SPBU di Kota Samarinda, Provinsi Kaltim. 

"Kita lakukan sidak di lima SPBU di sekitar Kota Samarinda, tujuannya untuk melihat ketersediaan BBM di Samarinda yang beberapa waktu lalu terjadi antrean. Namun, hari ini saat kita lakukan sidak, hasil yang kita temukan antrean sudah berkurang dan sudah lebih tertib," ujar Arifin dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Kamis (7/4/2022). 

Dia  berharap kondisi seperti ini akan terus berlanjut. Selain itu juga diharapkan tidak ada lagi antrean dan kelangkaan.

"Mudah-mudahan ke depannya bisa lancar terus, terutama dalam menghadapi Ramadan," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Arifin menegaskan bahwa BBM bersubsidi harus terus diawasi, sehingga peruntukannya sesuai dengan yang sudah diamanatkan dan subsidinya dapat dipergunakan untuk membangun ekonomi.

"Kalau (penyaluran BBM bersubsidi) itu bisa dikontrol, maka dana subsidi bisa dipergunakan untuk pembangunan ekonomi negara kita. Jadi, kita meminta kesadaran semua pihak untuk menggunakan BBM yang memang sesuai dengan peruntukannya," ujar Arifin.

Saat sidak di SPBU Nomor 64.751.17, Jalan Sentosa, Samarinda, Arifin mendapatkan laporan dari seorang supir truk yang mengatakan adanya kelangkaan di SPBU 61.751.02 di wilayah Loa janan.

Arifin pun langsung bergerak melakukan sidak di SPBU tersebut. Namun, setibanya di lokasi tidak ditemukan adanya antrean dan kelangkaan.

Editor : Dita Angga Rusiana

Bagikan Artikel: