Mengenal Jenis Ranjau Militer, Antipersonel dan Antitank hingga Perusak Kapal
JAKARTA, iNews.id - Prajurit Yonzeni 2 Marinir menggelar latihan pembuatan lapangan ranjau. Latihan dilaksanakan setelah apel pagi di satuan.
Tujuan latihan tersebut untuk mengasah kemampuan perorangan maupun kelompok (regu) agar prajurit Yonzeni 2 Marinir selalu siap untuk bergerak setiap saat dengan kemampuan yang terlatih dan profesional.
"Laksanakan latihan dengan serius dan ikuti arahan yang diberikan. Tidak ada prajurit hebat, yang ada hanyalah prajurit yang terlatih," ujar Komandan Batalyon Zeni 2 Marinir Letkol Marinir Samsul Arif dikutip dari laman TNI, Senin (26/12/2022).
Lapangan ranjau sebagai bentuk pertahanan di medan perang merupakan metode pertahanan yang efektif dan efisien untuk menahan gerak laju pasukan musuh. Prajurit Yonzeni 2 Marinir yang memiliki kualifikasi destruksi, khususnya kompi Zipur harus mampu dalam pembuatan dan penerobosan lapangan ranjau tersebut.
Dalam militer dikenal ada dua jenis ranjau darat yang digunakan saat perang. Jenis ranjau tersebut berfungsi sebagai antipersonel dan antitank.
Dikutip dari laman TNI, ranjau merupakan alat peledak yang ditanam di tanah untuk melukai atau membunuh musuh di medan perang. Selain itu ada juga ranjau laut yang berfungsi menenggelamkan kapal musuh jika mengenai atau melanggar ranjau tersebut.
Editor: Kurnia Illahi