Dicekoki Kopi Bercampur Kecubung, ABG di Kutai Direkam Alat Vitalnya dan Diperkosa hingga Hamil

Dzulfikar Ash · Selasa, 26 April 2022 - 08:07:00 WIB
Dicekoki Kopi Bercampur Kecubung, ABG di Kutai Direkam Alat Vitalnya dan Diperkosa hingga Hamil
Pelaku mencekoki pacarnya dengan kopi bercampur kecubung lalu memperkosanya hingga hamil. (Foto:Dzulfikar Ash)

KUTAI KARTANEGARA, iNews.id -  Seorang ABG (16) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) direkam alat vitalnya dan diperkosa hingga hamil usai dicekoki kopi bercampur kecubung oleh pacarnya. Pelaku berinisial YS (22) ditangkap Tim Polsek Loa Kulu pada Kamis (21/4/2022).

Pelaku juga diketahui merekam alat vital korban dengan durasi 1 menit 12 detik menggunakan Hp korban. Sebelum direkam, korban dicekoki pelaku kopi yang bercampur kecubung hingga tak sadarkan diri.

“Dari hasil interogasi tersangka sengaja memvideokan pada saat korban dalam keadaan teler. Pada saat itu diberi kopi yang di dalamnya ada kecubungnya,” kata Kapolsek Loa Kulu, AKP Dedi Setiyawan, Senin (26/4/2022).

Tidak hanya itu, pelaku kemudian memperkosa korban hingga hamil 1,5 bulan.

“Si pelaku juga diketahui berkali-kali menyetubuhi korban. Sampai terakhir dilakukan visum si korban sedang hamil 1,5 bulan,” ujarnya.

Kejadian ini terungkap saat ibu korban melihat Hp korban dan menemukan video asusila tersebut. Diketahui korban dan pelaku menjalin hubungan asmara selama satu tahun. Namun orang tua korban tak terima dengan tindakan pelaku.

Akhirnya orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Loa Kulu. Tak butuh lama Tim Polsek Loa Kulu menangkap pelaku di kediaman orang tuanya di Kecamatan Loa Kulu.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian yakni satu buah flasdisk tempat menyimpan video. Lalu satu buah selimut dan Hp untuk merekam alat vital korban.

YS dikenakan pasal pasal 76 e dan pasal 76d junto pasal 82 ayat 1 junto pasal 81 ayat 2 UU tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 5 sampai dengan 10 tahun penjara.

Editor : Dita Angga Rusiana

Bagikan Artikel: