Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (5/10/2026) sore. (Foto: iNews).

KUKAR, iNews.id- Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (5/10/2026) sore. Kobaran api dengan cepat menjalar hingga sedikitnya 75 rumah dan sejumlah bangunan lainnya terdampak.

Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Danau Aji hingga Jalan Alimuddin. Api yang membesar membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah sebelum kobaran semakin meluas.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya mengendalikan api. Sekitar 10 unit armada dikerahkan untuk menangani kebakaran yang melanda permukiman tersebut.

Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas kesulitan mendapatkan pasokan air di sekitar lokasi. Kondisi itu membuat penanganan api menjadi lebih menantang, terlebih angin kencang turut mempercepat perambatan kobaran.

Selain terkendala sumber air, pengerahan armada juga harus disesuaikan dengan penanganan kebakaran di wilayah lain. Sejumlah unit pemadam masih berada di beberapa lokasi di Kutai Kartanegara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, mengatakan keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan.

Pihaknya sebelumnya telah melakukan pemantauan di kawasan permukiman tersebut, termasuk memetakan sumber air yang dapat digunakan untuk mendukung proses pemadaman.

Fida juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kendala yang terjadi selama penanganan kebakaran. "Ini satu RT habis terbakar, ini RT 33 habis termasuk rumah Pak RT nya. Kami sempat kehabisan air dan kesulitan pasokan air," ujar Fida.

Api tidak hanya membakar rumah warga. Sejumlah bangunan lain, termasuk taman kanak-kanak, rumah kos, dan bangsal, turut terdampak.

Petugas dan relawan harus berjibaku selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil menguasai kobaran api sekitar pukul 19.22 WITA.

Tidak ada informasi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Besarnya dampak kebakaran membuat proses pendataan terhadap bangunan yang terdampak terus dilakukan. Penanganan di lokasi juga dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali menyala.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network